harytanoesoedibjo

Raja muda media satu ini bernama Hary Iswanto Tanoesoedibjo atau lebih dikenal dengan dengan nama Hary Tanoe. Namanya pernah dikaitkan dengan kisah pemberian mobil Jaguar kepada kalangan Istana Merdeka oleh Eggi Sudjana pada awal 2006. Namun, dengan berang ia bertekad melawan tudingan Eggi Sudjana sehingga yang menuding menjadi repot sendiri ketika berurusan dengan pihak penegak hukum, dalam hal ini kepolisian. Ambisinya membangun kerajaan bisnis media massa relatif spektakuler. Terbukti dengan prestasi yang telah dicapainya menerbitkan harian Seputar Indonesia (Sindo), membeli Tabloid Genie dari Budi Purnomo dan Naniek S.Deyang, menerbitkan Mom &Kid, Realita dan sejumlah radio swasta lainnya.

Saat ini Hary Tanoesoedibjo melalui PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) dan sejumlah afiliasinya menjajaki penjualan 38% saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP). Hary sedang mendekati Group Bakrie sebagai salah satu calon pembeli potensial.

Rencananya Bhakti Investama melepas 19.3% saham CMNP, PT Bhakti Securities 7,81% dan 10.89% melalui sejumlah pihak terafiliasi. Total saham yang akan dijual itu sebanyak 760 juta saham dengan harga 60% di atas harga pasar.

Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), total saham Citra Marga yang dimiliki Bhakti Investama dan Bhakti Securities sebesar 27,11%. Kepemilikan itu belum termasuk pihak terafiliasi yang memiliki sahama dari pasar. Pemegang saham lain di perusahaan operator jalan tol tersebut adadalh Hefferman International Ltd sebesar 7.2%, Remington Gold Ltd 5.23% dan Levan Daniar Sumampow 5.13%.