Sosok Helmy Thaher termasuk orang yang ulet dan tangguh dalam jalur kehidupan independen. Hal itu ia dapatkan lewat berbagai latihan dalam berbagai organisasi kepemudaan, yaitu sejak berumur 22 tahun telah menjadi Ketua Umum Pemuda, Pelajar, Mahasiswa BPS/Manikebu TKI Prop Sumut/Aceh. Hingga akhirnya ia kini tetap beraktifitas secara independen, dimana tahun 2001 mendirikan Indonesian Corruption Investigation (ICI)
ICi pernah membuat laporan ke KPK yang dijawab bahwa laporan ICi diteruskan ke BPKP dan KPK menunggu hasil BPKP. Belum lama ini , ICI telah menyampaikan laporan ke Kejaksaan Tinggi DKI atas persoalan yang terkait korup, dengan mendapat jawaban tertulis, bahwa orang yang dilaporkan telah menjadi tersangka.
Bukan itu saja , bahkan Dirjen Bea dan Cukai Abdul Rahman yang dianggap gagal dalam menangani impor illegal beras merasakan bagaimana “tajamnya” ICI dalam menyuarakan gerakan anti korupsi merasakan akibatnya. ICI yang dipimpin oleh Helmy Taher mengirimi sepucuk surat dalam bentuk mosi tidak percaya atas kepemimpinan Abdul Rahman kala itu yang dinilai teledor membiarkan lolosnya impor beras masuk ke pasaran domestik. Dalam surat mosi tidak percaya itu, ICI meminta agar Edy Aburachman mundur dari jabatannya. Dan (kebetulan?) dalam tempo 7 X 24 jam, akhirnya Abdul Rahman memang kemudian dicopot dan digantikan oleh Anwar Supriyadi.
Selain itu, kiprah ICI juga merambah institusi dunia. Buktinya, Bank Dunia pernah mengundang pakai surat dan mengucapkan terimakasih ke ICI atas perhatian ICI tentang keberadaan Bank Dunia di Indonesia. Karena kelugasan ICI dalam mengkritisi Bank Dunia, maka Helmy Thaher mewakili ICI untuk datang menghadiri undangan Bank Dunia perwakilan Jakarta. Ketua ICI ini mengatakan bahwa keberadaan Bank Dunia di Indonesia dapat diterima (Bank Dunia, YES), namun bila ada korupsi di tubuh Bank Dunia, maka ia menolak (Corruption’s World Bank, No!). Untuk itulah ia meminta agar Bank Dunia Jangan ikut korupsi dalam hal yang menyangkut Dana Hibah / pinjaman luar negeri. Say “No” for Corruption!
Bayangkan, dengan mengirimi Bank Dunia sepucuk surat, dengan cepat tanggap direspon oleh pihak Bank Dunia!
Sebenarnya ICI telah lahir lebih dahulu dibanding KPK maupun ICW. Prestasi lain yang diterima oleh ICI adalah pengakuan pemerintah dengan dibuktikannya ICI pernah diundang ke Istana dalam menghadiri sebuah acara yang menyuarakan “Lawan Korupsi”.
Helmy Thaher menyatakan keprihatiann atas pernyataan Mae Chu Chang dari Bank Dunia di Indo nesia, Senin (9/8) di Jakarta yang mengatakan telah terjadi penyimpangan dalam pengelolaan BOS (Kompas 10-11/8) di berbagai sekolah. Mengapa pihak luar jauh lebih cepat tahu dan membuka penyimpangan yang terjadi ? Karena banyaknya modus penyimpangan itulah ICI akan benar-benar menguatkan kiprahnya di tenah masyarakat. Dalam waktu dekat ICI berencana menyelenggarakan sebuah seminar nasional atau seminar internasional yang berkaitan erat dengan isu lingkungan hidup.

11 Comments at "Helmy Thaher: Say “NO” for Corruption"
Teruslah bekerja mengkritisi pemerintah, karena tanpa kritik mereka akan lupa diri….
maju,,, ICI. gerakan perlawanan masif-nya kurang gereget.
insya allah kami selalu bersama-mu.
thx infonya
Semoga perjuangan ICI, tetep maju dalam pemberantasan korupsi….
lanjutkan perjuangan saudaraku ungkap sebuah fakta yang menjadi kehancuran bangsa patut kita perjuangan dan jangan sampai republik ini kena amnesia korupsi dan kikis habis pejabat yang korup dan saudara tidak sendiri mari satukan langkah untuk negara yang kita cinta . salam perjuangan .
ttd.
fatkhi esmar
ketum komnas penyelamat aset negara / sekjend federasi NGo Ina
Apakah diadakannya iklan BOS di media, elektronik… tentang
mengawasi, menjalankan, dan bertanggung jawab, secara bersama- yaitu mencakup, pihak sekolah dan pihak orang tua murid, ada hubungannya tentang penyimpangan dana BOS diatas, yang disampaikan oleh helmy thaher pak!?
saya rasa lembaga ini harus ditingkatkan kerja nya dalam mengawasi tindak korupsi, karena saat ini korupsi lah yg membuat bangsa ini hancur ekonominya dan korupsi lah yg mwembuat bangsa ini hancur moralnya. Mengawasi korupsi jgn lah hanya dari yg kelas kakap sebaiknya dari kalangan tingkat kebawah seperti kelurahan, kecamatan, bupati, sampai gubernur, karena dari kalangan ini lah yg paling merugikan rakyat indonesia. Jadi, hilangkan korupsi sampai ke akar-akar nya.
show must go on……………maju terus pantang mundur mister helmy…kami siap mendukung anda……
there’s no rose without a torn……. tak ada perjuangan tanpa rintangan mister……..Brantas korupsi…!!!! you’ll never walk alone (liverpudlian song)
apa kira2 kaitan korupsi dan teroris ?
bisa jadi sama bahayanya tapi dampaknya lebih masif korupsi thd khalayak. krn menggrogoti kelayakan hidup dalam sisi kesejahterasan dan pengaruhnya hampir tdk cukup signifikan thdp “kekuatan” penguasa, tapi teroris sangaqt signuifikan thdp kukeasaan itu !
Aku mau bangsaku maju……. katakan dengan tegas “korupsi no…koruptor tidak ada ampun..”
Comment Now!