Bila anda atau famili anda mengalami kesulitan dalam penglihatan, maka ada baiknya mencoba menjalani therapi ke Ibu Herny di Jl.Boulevard Raya FV 1 No.28 Kelapa Gading, Jakarta 14240. Sudah banyak pasien yang hampir mengalami kebutaan total tertolong oleh penanganan ibu asal Medan, Sumatera Utara ini. Ia mempunyai kemampuan mengobati sejak berumur 4 tahun saat masih sering dipangku oleh ayahnya di Medan, dan saat ini telah berpraktek sejak 21 tahun lalu di Pecinan, Kelapa Gading,Jakarta Utara.
“Mata adalah dunia,”kata Ibu Herny, perempuan yang terlihat tetap cantik meski telah mempunyai dua warna rambut(beruban) dan mempunyai dua orang puteri. Salah satu puterinya tengah mengambil S2 di Inggris dan si bungsu tengah kuliah di Trisakti.Menurutnya, kebutaan seseorang bisa disebabkan 4 faktor, antara lain kodrat dan medis. Bila belum kodratnya, maka insyaAllah dapat diikhtiarkan untuk diobati oleh manusia melalui izin Allah.
Ibu Herny berasal dari Jalan Belawan, Medan, menggangap bahwa kurnia Allah atas mata adalah karunia yang harus dipelihara dengan baik. Itu sebabnya, ia memesan agar memelihara mata bukan saja setelah menderita penyakit, tapi selagi sehat pun kita wajib menjaganya.
Selain menjalankan therapi pengobatan mata buta tanpa operasi, banyak pasien yang datang ke tempat prakteknya adalah orang yang menderita penyakit buta akibat penyakit Glaukoma/gula; buta karena pendarahan; buta kerusakan syaraf;buta katarak retina; dan berbagai macam penyakit mata maupun kanker prostat dan kandung kemih.
Meskipun berpraktek di daerah elit, namun Ibu Herny tidak mematok bayaran bagi pasien yang berobat di sana. Ia mengikhlaskan pasien mengisi kotak yang disediakan di depan loket pendaftaran yang hanya dibuka pada Senin dan Kamis dari pukul 08.00 sampai dengan pukul 13.00 siang.Pasien pun dibebaskan, boleh membeli resep yang ada di tempat prakteknya maupun resep yang dijual bebas di pasaran.
Selama menjalankan therapi lafaz asmaul husna dibacakan oleh Ibu Herny kepada bagian syaraf-syaraf yang berhubungan dengan mata. Salah seorang pasien lelaki muda yang tengah ditherapi pada Kamis (14/8) siang mengaku sudah 3 kali datang dan mulai mengalami perubahan yang drastis. Ibu yang membawa anaknya mengatakan, sebelum datang berobat ke Ibu Herny anaknya terancam kebutaan total.
Sudah banyak pasien yang sembuh melalui perantaraan kemampuan yang dimiliki. Namun semua itu tidak membuat Ibu Herny suka mempublikasikan kemampuannya. Bila pun ada, itu adalah berkat bantuan mantan pasiennya yang memuat pada media-media tertentu.
”Kemampuan yang saya miliki adalah amanah dari Allah demi kemanusiaan. Saya menganjurkan kepada siapapun yang berlebih, harus mau mengingat kepada saudara-saudara kita yang tidak mampu. Hidup di dunia ini singkat, maka berlomba-lombalah menjadi orang yang banyak manfaat bagi orang lain,” katanya menutup pembicaraan
2 Comments at "Ibu Herny: Mata Adalah Dunia"
Dia adalah ibu saya. Ibu yang paling hebat. Biarpun ayah saya sudah meninggal 13 tahun yang lalu, dia tidak patah semangat dan selalu mencari yang terbaik bagi anak-anaknya. Ibu tidak pernah merasakan kesenangan dengan cara berfoya-foya, layaknya ibu-ibu lainnya yang memiliki harta yang berlebih tetapi sebaliknya.. Seluruh hasil jerih payahnya selalu dia sumbangkan untuk fakir miskin. Salah satu contoh yang sering ibu lakukan setiap bulan adalah membagi-bagikan beras yang sudah dikemas dengan plastik dan membagi-bagikan di jalanan. Coba saja banyak orang yang seperti ibuku, seluruh warga bisa sejahtera dan merasakan keadilan yang sebenarnya. Saya sebagai anak Ibu Herny juga tidak lupa selalu mengucap syukur atas segala rejeki yang telah diberikan oleh ALLAH karena DIA ADALAH YANG MAHA KUASA. Siapapun yang percaya dan takut akan ALLAH dan selalu mau bekerja keras pasti akan mendapatkan imbalan yang sesuai dariNya. Satu hal lagi yang saya banggakan dari ibuku adalah meskipun sudah tua, ibu selalu melakukan semuanya sendiri. Satu hal yang dicita-citakan ibuku dari dulu adalah mendirikan sebuah YAYAYASAN TUNA NETRA. Apabila Tuhan mengijinkan aku selalu ingin membantu ibu dalam mewujudkan keinginannya itu.
Akhir kata saya ucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua orang yang sudah mempercayakan ibu saya sebagai salah satu orang tokoh yang mempunyai arti dan makna yang sangat besar dalam masyarakat sekitarnya.
Apabila kau sadar marilah bersama-sama mensejahterakan dan menyamaratakan seluruh masyarakat ini. Jangan melakukan sesuatu yang sia-sia tetapi lakukanlah sesuatu yang lebih bermakna bagi orang lain yang ada disekitarmu.
Dear Suara Tokoh,
Many thanks for my Mum’s article.
It’s very useful for everyone to know what is important in their life.
Also we need to know how and when to give some of what we have to other people when they need it.
Neverthless, life is not only in this world; there is another world afterward.
Best regards,
Fenty
Comment Now!