Mayoritas masyarakat pasar, dari pedagang buah, tukang becak, sopir angkot , hingga preman yang ada di wilayah Kota Bogor mengetahui dimana rumah Ki Gendeng Pamungkas (KGP) alias Iman Santoso. Lelaki sederhana yang terlihat murah senyum ini ternyata begitu lengket di telinga arus bawah, wong cilik, atau nama lain dari kelompok kebanyakan. Mengapa begitu? Ternyata tokoh paranormal ini sangat banyak kawan dari golongan manapun. Ia sejak kecil memang suka sekali berkawan dengan masyarakat sekitar tempat ia tinggal di Gang Caringin, Komplek Angkatan Udara.
Rumah yang dia tinggali sekarang di Bogor Baru, berkibar bendera Front Pribumi dengan tujuan mengangkat semangat kaum pribumi melawan penjajahan dari bangsa sendiri (begitu bunyi kampanye KGP) dalam berbagai spanduk yang dipasang di depan Tugu Kujang , dekat Kampus IPB dan Botani Square, Bogor.
Ketika ditanya , mengapa ia begitu konsen dengan perjuangan membangkitkan semangat kaum pribumi? Maka jawaban yang diterima pastilah akan membuat kita kaget. Menurutnya, kelompok China di negeri ini bukan lagi minoritas. Mereka justru sangat mayoritas dalam berbagai kesempatan, kepemilikan, dan lainnya. Bagi KGP peringatan kepada kaum pribumi bahwa orang China di negeri ini telah menguasai 80-an % lahan di Bogor dan 67 % lahan yang ada di seluruh tanah air bukan hal main-main. Ini peringatan penting bagi seluruh pribumi yang ada di tanah air. Menurutnya, hanya pemimpin korup yang membiarkan ekspansi orang China di tanah air bukan sebagai ancaman bagi kaum pribumi. Sambil menuding kepada kebijakan pemerintahan Gus Dur yang mengakomodasi kelompok China dengan membuka berbagai kemudahan dan fasilitas, maka tunggu saja suatu waktu negeri ini akan benar-benar dikuasai oleh orang China. Menurut KGP, negeri ini akan menjadi Propinsi terbesar dari China.
Kerisauan KGP sangat beralasan. Sebab, menurutnya, di Malaysia dan Amerika Serikat sendiri orang China diproteksi dengan jalan memberikan kemudahan dan fasilitas lebih dahulu kepada bangsa Melayu atau bangsa Amerika Serikat dahulu. Sehingga wajar bila ada Kampung China di Malaysia atau China Town di Amerika Serikat. Namun , kebijakan proteksi kepada orang China yang dilakukan oleh Soekarno dan Suharto lambat laun semakin kendor bahkan membiarkan mereka melakukan ekspansi dari sisi ekonomi, politik, pendidikan hingga mungkin kelak ideologi.
Front Pribumi yang didirikan pada tahun 1996 oleh KGP bersama dengan Eggi Sudjana dan lainnya tetap mengacu kepada pijakan hukum. Orang China yang sangat diwaspadai adalah semua orang China yang merugikan negeri ini dengan cara membobol bank, melakukan illegal logging, melakukan perdagangan madat dan aneka kejahatan ekonomi lainnya.
Sampai sejauh mana perjuangan KGP dalam mengibarkan panji-panji Front Pribumi? Bersama ini kami kompilasi dengan wawancara langsung calon walikota Bogor 2008-2013 dari perwakilan independen, Selasa (23/9) di Perumahan Bogor Baru, Bogor:
1.Tanya : Sejauh mana kesiapan Anda dalam menghadapi Pilkada Kota Bogor?
Jawab: Persiapan hampir tidak ada. Coba bayangkan, 29 April 2008 sejumlah pengurus Front Pribumi mendatangi saya untuk siap mengikuti proses Pilkada Bogor. Akhirnya, saya ikut untuk mengakomodasi dan mendaftar ke KPUD setempat pada 1 Mei. Bagi saya, mereka, para pendukunglah sebenarnya yang imenginginkan saya menjadi walikota
2. Tanya : Anda dikenal dekat di kalangan akar rumput khususnya masyarakat pasar di Kota Bogor, bagaimana pengaruhnya dengan yang di pelosok kota Bogor?
Jawab: Perlu anda ketahui Front Pribumi sudah ada perwakilannya di 19 kepengurusan setingkat propinsi. Mereka sangat militant dan berasal guru honor, ibu-ibu RT, janda, kaum dhuafa, dan lainnya. Dari mereka mengumpulkan uang sekitar Rp. 3 juta per hari. Bahkan di Kota Bogor ada 1500 pemulung yang ikhlas mengumpulkan dana Rp.500,- per orang dan dikelola oleh Koperasi demi mengusung saya sebagai calon Walikota Bogor. Bahkan dari kelompok China pingiran, Lucky dan Ghozin bahu membahu menyukseskan calon walikota yang mereka cintai KGP.
3. Tanya : Apa saja konsep perekonomian yang ada tawarkan?
Jawab : Yang utama adalah menyetop kran upeti. Tidak boleh lagi ada pungli. Prinsipnya, pejabat daerah harus melayani, bukan malah memperlambat dan menerapkan biaya tinggi untuk layanan yang diberikan kepada masyarakat. Agar motivasi kerja terpacu aparat Pemkot Bogor, aparat camat dan lurah di wilayah Kota Bogor akan diberikan mobil dari uang saya! Pokoknya saya akan membangun tatanan baru di kota Bogor.
4. Tanya : Konsep pembukaan lapangan kerja?
Jawab: Nanti akan saya alokasikan mana saja SDM di setiap kelurahan yang baik dan dapat ditingkatkan . Misalnya, Desa di Katulampa apa yang menjadi produk utama dari masyarakat setempat, maka Pemkot harus membantu menghidupi usaha tersebut dengan bantuan permodalan yang didapat dari warga kaya yang ada di Kota Bogor.
5. Tanya : Konsep pelayanan kesehatan dan pendidikan?
Jawab: Keduanya adalah program pemerintah pusat. Jadi agar sinkron, maka fungsi walikota hanyalah pengawasan. Khusus pendidikan, saya sudah lakukan sejak tahun 1991 hingga hari ini. Sejak tahun itu saya sudah membantu kaum dhuafa, wong cilik dan anak-anak terlantar untuk mendapatkan kesempatan bersekolah.
6. Tanya : Masalah transportasi di Kota Bogor sudah sangat sumpek, bagaimana anda akan mengaturnya?
Jawab : Jangan lupa, para sopir angkot juga sudah rindu tidak macet. Bagaimana kendaraan yang dikemudikan dengan nyaman. Ini impian akan menjadi kenyataan karena saya akan menghapus “double trayek” yang berlangsung selama ini dan semua pemakaian angkot yang over loaded pada hakekatnya merugikan kita semua. Pemberi trayek yang sembarangan dan membuat macet pada akhirnya adalah orang yang sontoloyo.
7. Tanya : Bagaimana anda memandang kehidupan beragama di Kota Bogor dan toleransi di antara warga dalam segala aspek kehidupan?
Jawab :Kehidupan beragama di Kota Bogor saya jamin kondusif. Misalnya, sepanjang Jalan Surya Kencana dimana Klenteng hingga ke Jalan Awut, setiap Malam Sabtu dan Malam Minggu akan kami seop sementara demi berlangsungnya Malam Pecinan di sana. Event budaya harus kita hargai demi melestarikan kekayaayn budaya yang ada di tanah air, dimana bagi kaum tua semua itu adalah upaya dalam bernostalgia.
Sedangkan menjawab bagaimana kiat menjaga kerukunan, maka semua pihak harus tetap dipersatukan dan jangan takut globalisasi. Sebab globalisasi adalah sebuah keniscayaan bukan sekedar momok “penjajahan baru” yang harus ditakuti. Itu semua tidak akan terjadi bila kita intens berlaku sebagai seorang Pancasilais dan Nasionalis.
24 Comments at "Ki Gendeng Pamungkas: Membangun Tatanan Baru Di Kota Bogor"
Salam Tanah Merdeka
hormat saya buat ki gendeng yang sudah berani menanamkan rasa nasionalis kepada rakyat indonesia yang sangat kita cintai ini, dimana rasa kecintaan terhadap negri ini sedikit demi sedikit telah hilang oleh kenikmatan orang kaya dan keterpurukan kaum miskin yang satu sama lain cuma berfikir buat hidupnya sendiri.
.. dimana anak2 negri ini lambat laun tidak mengenal presiden,mentri atau bahkan para pejuang negri ini.
lalu mau jadi apa negri kita nanti?
terus berjuang ki..
tanamkan rasa cinta negri ini pada seluruh rakyat indonesia, sehingga tak akan ada lagi satu pulau pun yang akan lepas di negri kita ini..merdeka..
ki gendeng adalah orang yang tidak mempunyai pengalaman, dia tidak punya pengalaman KORUPSI, KOLUSI, apalagi NEPOTISME tapi kalo pengalaman memimpin jangan di tanya siapa lagi yang mimpin Front Pribumi himgga sebesar ini, dengan keberanian yang sangat tinggi yakinlah ki gendeng adalah orang yang akan membawa perubahan di kota Bogor. Ingat DEMOKRASI RAKYAT ADALAH DARI RAKYAT OLEH RAKYAT UNTUK RAKYAT
DEMOKRASI PARPOL ADALAH DARI RAKYAT OLEH PARPOL UNTUK PARPOL
Salam Hormat salam jabat erat,
SAlam hEbat untuk Ki Gendeng Pamungkas,
- tokoh yang berani membobrok rezim orde baru
- satu-satunya tokoh yang berani menantang si Brengsek Bush secara terang-terangan
- tokoh nasional yang tak pernah lelah memperjuangkan nasib rakyat kecil
- tokoh yang bisa membangunkan rasa nasionalis kepada kaum pribumi yang telah lama tertidur
- calon pemimpin yang mencintai rakyatnya
TEruskan existensimu,, kami akan selalu mendukungmu..
karena 1 detik sekali satu orang dari kami akan tersadar untuk ikut berjuang di belakangmu..
dan satu menit sekali 1000 orang kaum pribumi akan siap untuk membentuk barisan demi membelamu..
untuk kejayaan Indonesia!!
dibalik popularitas sebagai paranormal ternyata ki gendeng adalah sosok pribadi yang sangat peduli akan kehidupan sosial di negri ini,
seperti makna dari nama ki gendeng pamungkas adalah sebuah kegilaan (gendeng) untuk mengakhiri (pamungkas) segala bentuk ke zaliman rezim orde baru, juga kegilaannya untuk membersihkan parpol-parpol dari orang-orang yang kelewat sontoloyo, kalo untuk perubahan jelas hanya beliau lah orang yang kan membawa perubahan tersebut.
INGAT
DEMOKRASI RAKYAT ADALAH DARI RAKYAT OLEH RAKYAT DAN UNTUK RAKYAT
DEMOKRASI PARPOL ADALAH DARI RAKYAT OLEH PARPOL DAN UNTUK PARPOL
hati-hati sama yang
Paling Kelihatan Soleh
Padahal Kelakuan Semangka
(di luar hijau di dalam Merah Berbiji lagi)
jangan tanya kebaikan kigendeng sama kigendeng sendiri , karna sampai kapan pun dia tidak akan pernah mengakui pernah berbuat kebaikan, tapi tanyakan kebaikannya sama Pak Eman tukang cendol di bogor baru, pak umar tukang pijat di malabar ujung, bpk nana tukang buah di pasar bogor, bpk. cecep calo di pasar bogor, dan banyak lagi orang orang balangsak yang bisa di tanyain kebaikannya Presiden Front Pribumi ini
Assalamu’alaikum Ki,
Sangat setuju Jika upeti kepada penjahat pejabat negara dihentikan,hal ini sudah sangat membebani hidup rakyat kecil.Sekarang sudah merdeka tapi upeti masih tetap jalan salah contoh Upeti(Pajak)segala macam upeti misal PPN dan PPh ini sangat memberatkan rakayat Indonesia secara keseluruhan.
Apa yang diutarakan oleh ki gendeng betul adanya bahwa bangsa ini sudah dikuasai oleh bangsa keturunan china,sebetulnya kalau mereka berbaur atau punya rasa nasionalisme yang tinggi tidak masalah,yang jadi masalah mereka merasa menjadi warga kelas no 1 inilah yang jadi fenomena dan sangat tidak benar,apabila pemimpin bangsa ini tidak segera merevisi tentang peraturan yang mempermudah bangsa pribumi atau melayu dalam segala kesempatan atau minimal sama kita yakin pribumi bisa bersaing dengan keturunan CHINA(Thionghoa).Saya sebagai karyawan diBUMN apabila memasuki kawasan elite yang notabene banyak keturunan Thionghoa sangat dipersulit oleh satpam komplek tersebut hal ini menandakan mereka sangat tidak bersahabat dengan kaum pribumi.Saya berharap kepada pemerintah yang notabene juga sering menganggap dalam segala urusan bahwa warga keturunan sering dianggap sebagai warga kelas 1 karena mereka kalau melakukan suatu transaksi sering sogok menyogok agar urusannya lancar.
Intinya sih rata rata warga keturunan yang hidupnya mapan mereka sangat arogan dan sangat menyebalkan seharusnya mereka menghormati kaum pribumi dan bangsa melayu pada umumnya mau membaur dan bergaul secara wajar
Tangerang rakyat miskinnya berimbang dengan yang kaya tapi dampaknya dari yang kaya tidak berimbas kaum miskin jadi dientaskan sehingga bisa hidup normal layaknya.dari beberapa komplek elit seperti MODERNLAND,GADING SERPONG,MELATI MAS,LIPPO,BSD,ALAM SUTRA bisa dipastilkan Kaum pribumi atau bangsa melayunya yang tinggal dikawasan itu kurang dari 30% kalaupun ada mereka para pejabat negara yang korup seperti contoh di Citra Raya Taman Danau.
Saya yakin walaupun namanya Ki gendeng saya yakin pribadinya sangat lembut sangat nasionalisme dan tentu saya yakin cinta tanah air Indonesia Raya.Banyak juga orang pribumi yang juga sudah kendur nasionalismenya mereka menjual negara demi perutnya menjual hak hak rakyat kecil demi uang.
Bukan Kesalahan Negara Indonesia tercinta, tapi…?
Sebagian besar Orang Cina yang menjadi pengusaha di negeri Indonesia, sehingga mereka menjadi kaum kapitalis yang mempunyai tingkat kedudukan yang ekslusive di banding kaum asli negeri sendiri yaitu kaum pribumi. Pemerintah harusnya bisa tegas dalam membatasi kaum cina tersebut.
Saya sangat setuju bila harus dilakukan proteksi terhadap aset-aset sumber daya Alam Indonesia dari kepemilikan bangsa china.
kalau 100% itu terjadi, maka kita putra-putri bangsa akan tersingkirkan di negeri sendiri.
Kacau pisan!!
saya setuju dgn KGP,dgn pendirian front pribumi nya.emang china harus di gap!jgn terlalu menguasai di berbagai sektor.kasihan pribumi pak terutama pribumi muslim yg slalu di marginalkan!walau muka saya kaya encek,tapi saya palembang-betawi islam.saya sering disangka chn dan mereka dgn enaknya menghina islam dan pribumi di depan saya!padahal saya sesak sekali mendengarnya!!!sebenarnya masalahnya bukan chn dan pribumi tapi islam dan non muslim…
Saya adalah pengagum beliau (Ki Gendeng Pamungkas)..
Beliau adalah sosok pejuang Nasionalis yang mau menyadarkan bangsa Indonesia agar berani bersikap dan melawan demi kebenaran.
Saya sangat menitipkan harapan kepada beliau untuk terus memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini dari penjajahan bangsa sendiri.
Sayangnya gak kepilih ya? Maju terus Ki!
alhamdulillah orang genenga tidak terpilih yah. beliau bukannya dukun santet yang pernah buka prakterk di hotel bintag lima dengan tarif juta juta an ? kalo bener yah alhamdulillah tidak dipilih or tidak terpilih. semoga tidak menyantet saya yang kasih koment seperti ini.
setelah memperbaiki diri dan bertobat tidak jadidukun lagi (kembali kejalan tuhan) serta berjuang demi kebaikan banyak orang baru semoga bisa terpilih yah pak gendeng. maaf sebelumnya
widjaya kusuma
Orang cina brengsek yang numpang idup di Indonesia malah semakin melunjak saja,
buktinya, mentang-mentang Cina brengsek yang punya uang, “dia” beli kekuasaan, “dia” kuasai kekayaan milik orang Indonesia. “dia” bayar buruh di Indonesia dengan bayaran yang sangat murah.
kita sebagai pribumi juga mau gak mau harus ngikutin peraturan yang konyol yang menguntungkan kepentingan kaum kapitalis itu karena pribumi gak berdaya, dan hak kita tuh diatur ama wakil-wakil yang duduk di kursi pemerintahan.
karena pemerintahan dah dibeli, maka kita ngomong A, pemerintah nyampein Z, kita minta B, pemerintah ngasihnya X. gimana suara kita mau didengar dan dilaksanakan???
kalo gw Mending Golput ja di PEmilu tahun ini, biar gua gak sakit ati ma orang yang nantinya gua percaya atau gua pilih.
Bravo KGP, hidup Golput!!!
jangan mau dibego-begoin ma wakil rakyat!!
ngapain percaya ma wakil rakyat, mending percaya ma diri sendiri n Tuhan pastinya!!!
ki kita udah diusia yang wajib jadi imam, sesuai dengan kecil kita dulu waktu kita sekelas di smp angkasa, gue nggak pernah ketemu loe lagi dan sekarang gue tau dari situs dan denger dari orang tua gue sendiri kalau loe tuh dah jadi orang yang mapan sesuai cita cita kita dulu yang sempat dipanggil babeh gara-gara masih boncel bikin kelom TAWES pasti loe masih inget, oke gue dukung citacita loe tuk jadi walkot periode kedepan mudah-mudahan ada umur dan loe bisa lebih bijak dan arief lagi dantegas dengan komitment loe buat majuin kota bogor tempat awal kita belajar di belajar hidup dan menerima pelajaran, tapi perjalanan yang buat loe jadi kaya begini salam buat keluarga loe, wassalam agus blong arthois santoso sohib loe.
OLA LA… BONITA …..
KALAU ENTE BACA GW BUTUH ELOE BUAT BANGUN KOTA BOG
Ki, sy sangat salut dengan ki gendeng. Saya seorang Muslim, namun Meski anda sudah tidak muslim lagi (saya melihat anda pindah agama disebuah video CD) namun sebagai etnis pribumi melayu saya harap perjuangan kita dalam membela dan membangun kaum pribumi melayu ditanah kelahirannya ini tetap dapat kuat terbangun. Saya mau share saja utk mengingatkan kembali kepada bangsa Indonesia bahwa sesungguhnya pembauran itu tidak pernah sepenuhnya ada. Bukti yang paling nyata adalah kenyataan yang harus diterima oleh etnis melayu yang bekerja di perusahaan milik etnis cina. Saya rasa sudah bukan rahasia lagi jika etnis melayu menerima gaji dan tunjangan lainnya yang berbeda dari etnis cina. Karyawan dari Etnis melayu cenderung akan menerima gaji yang lebih rendah dari etnis cina meski jabatan dan level mereka ada diposisi yang sama. Dan untuk jabatan-jabatan kelas atas, karyawan etnis cina sudah pasti akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk menempati posisi tersebut ketimbang karyawan dari etnis melayu pribumi, apalagi dia seorang muslim. Dapat anda lihat diperusahaan-perusahaan milik orang-orang cina, sudah pasti lebih dari 90%nya posisi managerial keatas ditempati oleh orang-orang dari etnis cina. Tetangga saya memang banyak yang orang cina, dan secara hubungan sosial kami sangat akrab. Namun bukan berarti situasi tersebut menunjukkan bahwa kita kaum pribumi sudah dapat berbaur dengan baik dengan orang-orang cina. Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa sesungguhnya mereka tidak pernah merasa mau 100% untuk menjadi orang melayu dan berbangsa Indonesia. Mereka tetap menginginkan agar etnis mereka harus cina yang nomor satu, mayoritas dan dapat menggantikan kultur budaya bangsa indonesia ini dengan budaya cina. Rekan-rekan semua sadarilah bahwa ini semua nyata dan sedang berlangsung.
Semakin hari warga pendatang asing semakin membawa dampak negatif terhadap negara ini, mereka mulai membawa budaya buruk mereka ke tanah air kita ini.
gak semua suku Cina,mau dinomorsatukan.kalau sala satu komen.mengatakan walau di sekitar dia ada suku Cina,dan dia merasa suku Cina mau didahulukan.itu jelas komen yg salah.bg saya seorang keturunan,yg penting dagang kecil2 an lancar.ama tetangga rukun ngobrol.kenalin cr hdp suku lainnya.contoh,ibu saya tinggal di daerah kramat jati,dimana banyak suku Madura.mereka bergaul,wktu ibu saya mau pindahan,tetangga suku Madura itu sedih.kita gk merasa kita suku yg lebi hebat.kalau bisa kalian juga bisa usaha.kita juga senang.na yg utama disini apa,pejabat yg korupsi aja yg msti ditindak,makelar kasus yg kita harus hakimi.masak kita yg byr pajak,tiap hari senin waktu sekola upacara bendera,dibilang kita masukin budaya gak benar.ingat hati dan tindakan kita sendiri yg harus kita jaga.koreksi diri kita masing2.
Saya keturunan Cina saya seorang pedagang. Saya ingin berkomentar tentang kalau kita itu mau dinomorsatukan,kiranya itu hanya untuk beberapa sekelompok orang. Kalau keturunan Cina itu tidak berbaur itu salah.Di tiap tiap hari kita ngobrol ama sopir angkot tukang penjaja makanan dan es the manis, dengan karyawan kadang ngobrol tentang bola, karyawati tentang sinetron,gossip artis atau band terkenal atau harga2 baju atau kebutuhan pokok atau belanja elektronik. apakah kita dibilang tidak berbaur, kalau kita tidak berbaur.kita tuh gak ngobrol sama sekali dengan mereka.
Liat banyak sekolah STM baik negeri maupun swasta mulai keturunan Cina ada, mereka akrab satu sama lain(saya seneng litany)kenapa?karena kalau kita bergaul dengan suku Cina semua,kan jenuh.Liatlah mahasiswa di perguruan tinggi, mereka kompak. Liatlah sesame pekerja di usaha konveksi, satu sama lain bercampur baur.Nah kalau ada Cina yang sombong itu hanya segelintir!!Dan ngomong ngomong kakak ipar saya orang Sunda bandung, saya suka sekali dengan tata krama mereka.gaya bercanda dan kekeluargaan mereka.Mereka penganut ajaran Islam, mereka tidak boleh makan yang tidak halal, saya sangat menghormati itu, dan itu jelas sekali jaga kesehatan.
Mengenai gaji kecil untuk suku Melayu.Itu tergantung kebijaksanaan perusahaan.Dan sekali lagi itu dinilai dari ketrampilan, status pendidikan dan kapasitas serta kualitas kerja karyawan atau karyawati tersebut.Saya mempekerjakan4 karyawati suku Melayu dan ke empat empatnya bergaji lebih dari suku Cina yang kerja di toko lain!!!sesuai dengan senioritas dan prestasi kerja mereka, karena saya menghargai mereka sebagai partner di dalam berusaha(dan saya memperlakukan orang seperti saya ingin orang lain memperlakukan saya)Nah kalau ada yang bergaji kecil dari suku Cina itu hanyalah segelintir.Yang penting dari tiap suku koreksi cara kerja masing masing apakah dia rajin apakah dia mau kerja lebi optimal jam kerjanya, apakah dia masuk tepat waktu dan gak korupsi jam makan siang ataupun jam ibadah.Saya waktu itu mempekerjakan suku Cina yang ibadah ke gereja tapi di pagi hari Minggu, tapi dia datangnya sudah jam2.30 saya tegur apakah salah?Contoh nyata kedua, istri saya dulu bekerja di tanah abang sebagai karyawati yang notabene sama sama keturunan dia digaji Cuma Rp700000/bulan. Nah setelah itu dia pindah di perusahaan perdagangan marmer di pinangsia, dia digaji cuma Rp800rb.Nah itu karena kualitas dia yang hanya lulusan sma,dia terima kok.
Saya bekerja di Malaysia dengan menyandang gelar S1 di sebuah perusahaan pelayaran digaji cuma Rp1jt/bulan dimana itu hanya impas untuk biaya hidup disana.
Kalau memang kita dikasih gaji kecil, peraturan nya atau kebijakan memojokkan, kenapa kita masih bekerja di perusahaan tersebut.ada pepatah mengatakan kalau kita tidak suka makanan jepang yah jangan pergi ke restoran jepang. Sama seperti saya dan anda sekalian kalau kita merasa dirugikan kita pindah kerja atau usaha sendiri.
Tntang mau dinomorsatukan ,,anda salah masing dari keduabelah pihak ada salahnya.Kenapa yang bersangkutan dan bertanggungjawab dalam departemennya mendahului kami dengan meminta uang lebi dari kami, seperti petugas imigrasi, atau buat ktp saya sendiri ngalami, saya bayar ke biro jasa paket murah ,dan saya harus mengantri, sama dari suku Melayu ngantri lamanya.Malah ada suku Melayu baik pribumi yang berpakaian perlente dan mewah didahulukan, jadi pola piker masing kedua belah pihak harus diubah
Contoh mengantri di bank seperti adanya fasilitas prioritas, kita itu bayar biaya administrasi ke bank loh untuk fasilitas seperti itu tidak gratis.
Contoh saya mengantri di tempat servis handphone yang notabene punya teman saya, tapi saya harus tetap mengantri.
Seperti di kelurahan aja ini nyata, nomor antrian nya aja diumpetin di dalam ruangan, sedangkan saya baru masuk,sudah disuruh duduk ke dalam ruangan, dan dia menwarkan bantuan dan demikian pula salah satu staff sana bicara tentang tariff yang berlaku.Nah kalau gitu saya setujui tariff tertentu dan tentu saja setiap orang kalau bayar lebih pasti mau lebih pelayanannya.Janganlah munafik.Sama seperti isi bensin tambah dikit uang dari premium bisa ke pertamax org jarang antri.Jadi prosedurnya yang salah.Saya bilang normal aja tapi dia bilang kalau urus dokumen tertentu kalau normal perlu7bulan???Nah kenapa kalau teroris bisa juga cepet bikin ktp di tempat terpisah mencar2 hanya dalam kurun singkat?SETIAP ORANG PADA DASARNYA INGIN DIPENTINGKAN TANPA PANDANG DARI SUKU APAPUN.KARENA DARI PERTAMA KALI KITA DICIPTAKAN KITA LEBIH MULIA DARI MALAIKAT DI SURGA.ITU UDAH ALAMI
Mengenai kesempatan ekonomi saya kira harusnya kita harus berinstropeksi. Saya sebagai juga mau mendpat fasilitas kredit ataupun fasilitas lainnya yang bisa mendukung bisnis untuk berkembang.Tapi apakah saya punya jaminan atau agunan yang nilainya cukup di pandangan bank.
Banyak pedagang dari beberapa suku selain Cina banyak di Blok A TANAH ABANG bahkan mereka menempati tempat yang strategis. Ada banyak suku selain Cina banyak berdagang hp di mall ITC Kuningan.Nah disisi lain juga ada keturunan Cina yang jadi tukang semir sepatu di Glodok, tukang Koran di Cideng barat, satpam di salah satu cabang bank NISP di Jakarta Utara , supir mikrolet, supir bajaj,abang becak,bahkan banyak perempuan melacur di salah satu kawasan di daerah jakarta Jadi gak semua keturunan pasti kaya. Saya punya teman keturunan dari daerah bogor,bahkan dia harus bolak balik bogor Jakarta untuk pergi kerja naik bebek.Ingat gak semua keturunan kaya.Kalau ada yang kaya sombong biarin aja atau gak suka ya langsung aja bicara.Orang kalau kaya alaminya pasti sombong tanpa padang dari suku manapun.
Kayaknya gak semua keturunan Cina sombong,saya aja kalau pergi ke mal pakai tshirt jins biasa dan sandal aja kadang dipandang rendah bahkan ama karyawati di pusat perbelanjaan mewah di mal. Gak semua.Kalau tauke cukong gede saya akui emang ada yang belagu. Nah kalau kalian berasa belagu ya kalian pukul aja kalau kalian merasa kebal hUkum dan hebat. Contoh nyata, bapak saya punya toko di tanah abang blok A dibongkar dari yang tadinya punya took di lantai dasar diundi jadi di lantai 2.Nah yang punya blok A siapa yah, dan di balik isu itu itu pun ada seorang keturunan yang turut campur adanya peremajaan lokasi tersebut.Nah apakah dia melihat kita ketrunan?tidak yang penting kalau ada uang saudara sendiri pun disikat. Nah ada yang berani lawan dia.Media senior dan ternama pun harus bertekuk lutut meminta maaf.Kalau karena segelintir orang ini semua keturunan dibenci, kenapa kalian langsung aja serbu kediaman cukong cukong besar(KALAU ANDA BERANI MELAWAN BEKINGNYA MEREKA DAN HUKUM YANG ADA)Nah tentang toko di mangga dua skuer bapak saya beli toko di mangga dua skuer di denah lantai dasar pas jadi uda lantai1 nah bukankah bapak saya keturunan seharusnya dibela mengenai pembelian toko???
Keturunan pun dimakan ama Cukong Gede.Jadi kalau kalian menyalahkan kelompok bawah dan menengah menengah jelas sekali anda salah. Kami juga benci cukong yang belagu. Ambil lahan seenaknya.PKL digusur sebenarnya kami pun yakin kalau usaha PKL pun menyokong usaha usaha perdagangan yang lainnya.Tapi apa daya kalau kita bersuara kita lebi parah dipojokkan baik dari cukong maupun pejabat yang korup atau ormas yang membeking usaha tersebut.Saya pun ditipu oleh cukong juga waktu beli hp blackberry baru langsung diservis 9kali, dan hp local pun baru beli2hari udah dikarantina selama1bulan,kalau saya mrasa kalau saya warga Negara nomor satu saya bakal dikasih fasilitas duluan.
Untuk masuknya banayk produk Cina dan barang2 palsunya, itu juga dikarenakan POLA KONSUMSI KITA YANG SALAH.Kenapa? contoh yang gambling Dvd 1 kepingnya (dimana kalau beli asli harga paling murahRp60rb) dan ongkos produksinya menelan miliaran rupiah(fil muar negeri box office)KITA HANYA MEROGOH KOCEK 5RB UDAH GITU KALAU PUTUS2 FILMNYA ATAU GELAP KITA MINTA TUKAR ATAU TUKAR FILM.ITU JELAS DARI SETIAP KITA YANG MAU PALING BAGUS DENGAN BIAYA PALING MURAH.BUKANNYA BEGITU SIFAT ALAMI KITA.KITA MAU HEMAT.SELURUH DUNIA PUN MENGAKUI BAHWA PRDUKSI DARI NEGARA TIONGKOK INI MURAH,BAHKAN JEPANG KORSEL AMERIKA MEMINDAHKAN PABRIK PRODUKSI MEREKA KESANA.KITA HARUS KOREKSI DIRI APAKAH ETOS KERJA KITA TINGGI,SEPERTI MEREKA.KALAU IYA BARULAH KITA BISA PROTES MEREKA.ORANG JEPANG AJA YANG ETOS KERJA TINGGI,DIAM DIAM SAJA.
SAYA ANJURKAN KEPADA PEMRINTAH UNTUK MENGATASI INI SUPAYA USAHA UKM DAN PENGANGGURAN DAPAT DIATASI, PEMERINTAH BERI KUOTA BARANG IMPOR DAN PERUSHAAN DARI LUAR YANG MASUKIN BARANG KE INDONESIA HARUS MENYERAP TENAGA KERJA DISINI DAN MEMBERI PELATIHAN KETRAMPILAN KERJA DI BIDANGNYA MASING2 SESUAI KEAHLIAN.DAN HARUS MENUNAIKAN PAJAK DAN TANGGUNGJAWAB SOSIAL PERUSHAAN SEPERTI MEMPERBAIKI JALAN SEKELILING PABRIK ATAU TEMPAT KANTOR OPERASI, SERAP TENAGA KERJA DARI SEKLILING,TANAM PEPOHONAN, DLL
Mengenai suku tertentu merasa direndahkan.saya pernah ke pluit dimintai ktp titip ktp padahal saya mau ke rumah teman saya.Saya mau ke Villa Melati Mas saya harus buka kaca dan melapor,padahal di dalam ada rumah kakak saya yang kebetulan dari suku Sunda asli.Soalnya di Indonesia bnayak pembuat masalah dan untuk menjaga keamanan diterapin system seperti itu. Yang diperlakukan please jangan terlalu merasa.
Mengenai pengaruh buruk, dai sikap hati dan akal budi kita yang menyaring.Kebudayaan buruk apaAN?kita hormati orang tua yang lebi tua dan berpangkat dan tidak memandang rendah orang yang lebih kurang dr kita.Cuma segelintir aja yang belagu jadi jangan samain semua tolong.Saya pun pernah dagang hp ke semua suku manapun,kalau yang kaya ,belagu minta ampun.Tapikan ada juga yang gak begitu,saya banyak pelanggan dari suku Melayu,dan selama enak,kita ngerti bagaimana masing masing kepercayaan dan pola pikir kita masing masing.Saya juga sering ketemu orang Cina yang belagu waktu belanja.Dan ada juga yang bai.Ya masing2orang beda beda.jadi kaya nya ada ketimpangan dalam pandangan.
Saya mempunyai paman dulu dia dipinjami uang oleh bapak saya tanpa perlu bayar lagi,dan baru baru ini mereka ingin meminjam tapi kali ini bapak saya menolak,dan mereka jadi benci dan kesal dengan bapak saya.nah dalam hal uang seringkali buat orang naïf ada maunya baru baik gakda maunya baru.Nah ini sifat alami manusia BERBASA BASI WAKTU ADA PERLU,BAIK WAKTU PERLU UANG.Nah ingat saudara2 yang berkomentar jelek disini,kita liat motivasinya apa.Kalau mereka merasa bisa, ya silahkan, tapi gak perlu menyulut tentang suku begitu.Coba nanti saya mau liat,kalau bapak bapak atau ibu ibu yang berkomentar jelek tentang suku tertentu, saya mau liat , apa mereka berkontribusi secara nyata untuk tanah air ini.apakah hanya sebatas wacana atau guyonan.DI DALAM KITAB AJARAN MASING2,KITA DIAJARKAN, BAHWA BERIBADAH YANG SESUNGGUHNYA BUKAN KITA MENINDAS SATU SAMA LAIN KARENA SATU MERASA LEBIH BAIK DARI YANG LAIN.TAPI KITA MEMBANTU ANAK YATIM JANDA MISKIN MANULA ORANG CACAT ORANG MISKIN, PATUHI HUKUM NEGARA(KALAU PAKE HELM,PAKE,KALAU JANGAN ROKOK DI TEMPAT UMUM,JANGAN ROKOK DI LIFT MISALNYA)ITULAH YANG MULIA.BAYAR PAJAK(DAN PAJAK INI JANGAN DISIKAT,KALAU SAYA LIAT DI SINI PARAH,UDAH BAYAR PAJAK,JALAN MASIH HANCUR,LOBANG,JEMBATAN PENYEBRANGAN,TEMPAT SAMPAH,DAN POMPA AIR UNTUK MADAMIN KEBAKARAN AJA GAK MEMADAI-SALAH SIAPA??????SALAH PEJABAT YANG LUPA KOAR2 WAKTU DIA MELARAT TAPI UDAH KAYA….LUPA DARATAN)
Kalau kita dibilang seperti penjajah kita bayar pajak (penjajah tidak perlu bayar pajak)Kita gak bakal mau ikut upacara.Saya bayar pajak, saya ikutin peraturan lalu lintas di jalan, mempekerjakan karyawan dengan gaji yang pantas.Saya hanya ingin memberikan suara kalau kita kita ini pandang suku kita gak akan maju bos, nah saya sarani ikuti cara Malaysia. Bilang ke pejabat yang bersangkutan untuk membri porsi yang juga pas buat suku Melayu untuk berusaha.Nah cuma,kita harus konsisten bayar utang tepat waktu jangan kabur aja, bayar pajak(jangan kayak Bakri)dan kalau ada masalh kayak Lapindo bilangnya itu kejadian dari alam.Atau sebaliknya(ini bagi suku Cina,jangan kayak Om Liem,Eddy Tansil, Robert Tantular kalau udah berbuat berani tanggungjawab kayak Perusahaan Astra), Kalau sepi, mikirin usaha yang bener.Perusahaan yang dibangun orang Cina itu udah lama lho gak butuh waktu Cuma1-5 tahun aja tapi puliuhan tahun….kalau merasa mreka curang ya terserah mereka laporin lah ke yang berwajib.kita gak ada maksud apa2 kalau bergaul dengan suku Melayu (kalau ada itu hanya segelintir)kita bergaul karena kita tahu kalau kita hidup di negeri ini sebagai satu warga Negara.bukan turis.atau karena kita ada intensi khusus mau memanfaatkan keadaan.nah kalau ada cukong yang mau memanfaatkan ya cegah lapor ke pejabat yang berpengaruh dan tentunya TIDAK KORUP.kalau kalian yang akan jadi pejabat atau orang berpengaruh JANGAN JADI ORANG YANG DEMIKIAN KORUP JUGA JANGAN JADI KACANG LUPA KULIT KALAU ADA PENGURUSAN KTP ATAU APA APA JANGAN PERAS ORANG (ITU YANG SUSAH DALAM PRAKTEKNYA)KALAU UDA JADI PEJBAT JANGAN LUPA SEMUA APA YANG UDAH DIUCAPIN WAKTU KITA MAU MASUK DALAM KANCAH POLITIK.KALAU ADA KETURUNAN CINA YANG JADI PEJABAT, BIARKAN MEREKA PEBKERJA DULU, PANTAU DAN EVALUASI CARA KERJA MEREKA, KALAU TIDAK EFEKTIF, PROTESLAH SECARA DEMOKRASI.COBA LIHAT AMERIKA YANG KULIT PUTIH TOLERAN TERHADAP KULIT HITAMNYA(BAHKAN OBAMA JADI PRESIDEN)LIHATLAH DI KONSER2 MUSIK MEREKA PASTI MEREKA BERBAUR PEMUSIK DAN PENYANYI KULIT PUTIH DAN HITAM SALING MENGISI.NAH KALAU PROTES GAK USAH BAWA2 SUKU.MALU TAU.HARI GINI MASIH BAWA SUKU,KAYAK MANUSIA PURBA AJA.
O ya,Saya juga sumbang ke 7 yayasan penghasilan setiap bulan saya juga dikenal baik ama mereka.Banyak pengusaha yang juga menyumbang baik pengusah kecil maupun besar baik melalui pribadi atau instansi khusus.Nah jadi jangan jangan sombong kalau kita berbuat baik,kebaikan kita tidak pernah cukup dimata Sang Pencipta.dosa kita seperti dengki dan dendam lah yang menghilangkan nilai pahala kita.
MOHON MAAF BILA ADA PERKATAAN YANG MENYINGGUNG,TAPI SAYA INGIN SEKALI BERSUBANGSIH BUAT TEMPAT DI MANA SAYA DILAHIRKAN.
JANGAN KARENA CUKONG AMA PEJABAT KORUP KITA DIADU DOMBA BIAR MASING2 KITA KITA GAK BISA MAJU..
Memang sudah saat nya kita semua bangsa pribumi diseluruh penjuru nusantara utk bangkit melawan dominasi orang china. Karena orang china dimana-mana telah secara terang-terangan menguasai seluruh aset dan kekayaan bangsa kita. Mereka terus teriak ttg diskriminasi pada publik, padahal sebetulnya yg terjadi mereka ORANG CHINA SANGAT-SANGAT MELAKUKAN DISKRIMINASI kepada bangsa kita, dan cenderung telah MENJAJAH. kalo tidak percaya, coba perhatikan gaji di level pegawai, mulai dari buruh sampai level profesional, pasti gaji org pribumi jauh lebih rendah daripada gaji org china, meskipun secara kemampuan sama bahkan dibawah kemampuan org pribumi.
Pengamatan saya, diseluruh kota-kota besar di Indonesia, khususnya Surabaya (karena saya tinggal di surabaya), orang china dipastikan telah menguasai hampir 90% aset kepemilikan, dan jumlah penduduk sudah hampir menyamai jumlah penduduk pribumi. Semua perumahan-perumahan kelas atas dan menengah telah dipenuhi org2 china, mall-mall penuh sesak oleh org2 china.
Semua pos-pos perdagangan strategis telah dikuasai mereka, mereka tidak akan mau membeli barang pada penjual pribumi kalo tidak terpaksa, hal itu saya rasakan, karena saya usaha perdagangan.
LAWAN & PERANGI DOMINASI ORANG CHINA DI INDONESIA..!! MERDEKA..!!
Comment Now!