Jenderal (Purn) Wiranto pada akhirnya serius mengakomodasi keinginan banyak pihak yang tengah mencari pemimpin baru di negeri ini. Pada 21 Desember 2006, ia mendeklarasikan Partai Hati Nurani Rakyat (Partai Hanura) dan tampil sebagai ketua umum partai. Deklarasi partai dilakukan di Hotel Kartika Chandra, Jakarta dan dihadiri ratusan orang dari berbagai kalangan. Terlihat di antaran undangan mantan presiden Abdurrahman Wahid, mantan Ketua Umum Partai Golkar Ir Akbar Tandjung, mantan wakil presiden Try Sutrisno, Ketua Partai Keadilan Sejahtera Tifatul Sembiring, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Ryamizard Ryacudu, mantan menteri perekonomian Kwik Kian Gie, dan tokoh senior Partai Golkar Oetojo Oesman menghadiri peresmian partainya.
Deklarasi partai juga dihadiri sejumlah pengurus, yaitu mantan Sekjen Partai Golkar Letnan Jenderal TNI (Purn) Ary Mardjono, mantan Gubernur Jawa Tengah Ismail, mantan menteri pemberdayaan perempuan DR Hj. Tuty Alawiyah AS, mantan kader Partai Pelopor Yus Usman Sumanegara, mantan Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI (Purn) Bernard Kent Sondakh, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI (Purn) Subagyo HS, mantan Wakil Panglima ABRI Jenderal TNI (Purn) H. Fachrul Razi, mantan Kepala Kepolisian RI Jenderal Polisi (Purn) Chaeruddin Ismail, Marsda TNI (Purn) Budhi Santoso, Letnan Jenderal (Purn) Suadi Marasabessy, Mayor Jenderal TNI (Purn) Aspar Aswin, Laksda TNI (Purn) Handoko Prasetyo RS, Mayor Jenderal TNI (Purn) Aqlani Maza, Mayor Jenderal (Purn) Djoko Besariman, Mayor Jenderal (Purn) Iskandar Ali, Samuel Koto, dan mantan menteri keuangan Fuad Bawazier, pendiri Partai Bintang Reformasi Djafar Badjeber, pengacara Elza Syarief, Gusti Randa, dan pengusaha asuransi Jus Usman Sumaruga.
Kekalahan dalam Pilpres 2004 tidak membuatnya surut untuk mencoba lagi menjadi calon Presiden pada 2009 mendatang. Popularitas Wiranto luar biasa. Ini dapat dibuktikan pada saat Tim Suaratokoh.com ke Kalimantan Barat pada 5-9 Agustus 2008, ternyata di sana hanya ada satu sekretariat partai setingkat ranting yang berdomisili di Rumah Panjang Kampung Sungai Utik; Jl. Lintas Utara Putussibau-Badau Km. 77,8;Kec. Embaloh Hulu, Kab. Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat – INDONESIA.Selidik punya selidik, Jenderal murah senyum ini pernah bertugas di daerah Pontianak pada saat berpangkat letnan. Diperkirakan dari partai pendatang baru, Hanura akan mendapat suara cukup besar di Kalimantan Barat.
Pilihan nama partai yang membawa nama hati nurani rakyat (Hanura) diperkirakan banyak pihak menjadi harapan baru bagi rakyat dalam menentukan pilihan mereka pada April 2009. Mantan Panglima TNI yang juga pendiri Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Jenderal (Purn) Wiranto, mengaku mendirikan partai karena ingin menciptakan perubahan agar politik lebih berpihak pada rakyat.
5 Comments at "Wiranto: Rakyat Belum Merasakan Kesejahteraan"
Pak kalao sudah jadi presiden jangan lupa janjinya negara kita sudah tua pak 63 tahun memproklamirkan kemerdekaan tapi pemimpinnya masih dusta juga terhadap rakyatnya Allah swt sangat melaknat terhadap pemimpin yang Dusta
Yang ada sekarang rakyat menjerit pak,kalau jadi presiden jangan menipu rakyat pak sekarang ini boro boro rakyat sejahtera yang ada jeritan rakyat.Contoh kecil hanya ingin mendapatkan uang 30.000 saja mereka rela antri bahkan rela meregang nyawa pak.Apa ini yang dinamakan pak SBY rakyat miskin sudah berkurang.Padahal kata yang memberikan zakat yang antri 2x lipatnya dibanding tahun lalu hatta rajasa dari PAN tidak pantas berkomentar?Dan sebaiknya zakat itu langsung diberikan ketempatnya masing masing jangan membiarkan mereka mengantri atau pemberi zakatnya mau RIYA?Wallohu alam bi sowab
wahh..pak janji itu amanat lho !!! istilahnya sumpah !!! pamali klo sampai sengaja dilupa. Rakyat sudah lelah dalam banyak hal. selain lelah miskin, juga lelah akan janji-janji. Tolong klo sudah duduk di puncak tahta, jadilah pemimpin yg arif, adil , bijaksana dan memihak pada rakyat. Ingat siapa yg membuat bapak jd seperti itu…
HANURA nama partai yang sangat Bagus Mudah Mudahan Pemimpin dan seluruh jajarannya adalah orang orang yang masih punya hati.Rela berkurban demi kesejahteraan rakyat Kecil dan bukan sebaliknya menindas rakyat Kecil.Saat Ini Yang Dirsakan Rakyat adalah Tingginya Pajak dari mulai pajak kendaraan sd pajak bumi dan bangunan.Rupa rupanya Para Elit Politik Kita senang memanfaatkan aji mumpung,terutama pak SBY kalau pak SBY tidak sanggup mengelola hasil bumi dan Isinya dan cuma mengandalkan menginjak rakyat dengan pajak yang begitu memberatkan lebih baik jangan mencalonkan diri jadi presiden.Saatnya Berbuat baik untuk rakyat tercinta Pemimpin adalah bukan orang yang minta dilayani tetapi Pemimpin adalah orang yang melayani rakyatnya Bukan Seperti Raja.Dimasa Datang struktur pemimpin daerah seperti Bupati dan Gubernur haruslah diangkat langsung oleh presiden jangan langsung dipilih rakyat agar tidak terjadi ketimpangan sosial yang sangat mencolok.seperti Contoh ada calon Bupati yang menjanjikan perbaikan sarana jalan didaerah tertentu yang menjanjikan apabila dirinya terpilih jadi Bupati maka jalan yang Rusak ini akan dicor beton.Tetapi apa hasil beliau tidak terpilih maka jalan itu berbulan bahkan bertahun tahun jalan itu rusak terus.Padahal jalan itu kewajiban pemda tapi karena bupati adalah jabatan politik maka jika ada jalan yang rusak dan daerah tersebut adalah basis musuh politik maka walaupun rusak bertahun tahun dibiarkan terbengkalai.Ini yang sangat merugikan masyarakat jika Bupati atau gubernur dipilih langsung akan banyak eksesnya pada masyarakat ada yang sangat diuntungkan ada yang sangat dirugikan tidak ada pemerataan pembangunan.
Saat ini Masyarakat berharap hanya kepada satrio piningit pinandhito wahyu alias seorang Pemimpin yang bisa memimpin hanya berdasarkan wahyu Tuhan yaitu seorang yang bisa mengamalkan Ajaran Tuhan Baik Yang dibawakan Oleh Sang Penebus dosa yaitu Isa Alaihi Salam dan Pembawa Agama Damai yang rahmatan Lil’alamiiin Yaitu Ajaran Muhammad SAW.Sebagaimana Kaum Nasrani yang menginginkan Isa Putra Maryam Turun KeBumi dan Kaum Muhammad berharap pada Imam Mahdi.Ini adalah suatu korelasi antara pemikiran Barat yang diwakili kaum Nasrani Dan Pemikiran Timur yang diwakili Oleh Islam itulah yang dinamakan dengan Imam Mahdi dan Turunnya Isa/Yesus AS.Jadi sosok Isa Dan Muhammad itu akan menjelma pada seseorang yang sudah mumpuni Ilmu Agamanya Atau Diennya yang akan membawa damai Negri ini dan bersatunya kaum muslimin dengan kaum Nasrani tanpa ada dendam dan rasa benci yang ada adalah rasa kasih sayang dan toleransi diantara mereka dan sama sama merasa bahwa mereka adalah makhluk Tuhan yang mempunyai kasih sayang yang sama.Jika Pak Wiranto bisa mengimplementasikan dua agama yaitu Islam dan Nasrani bisa saling berdamai maka pak wiranto sudah bisa dibilang sebagai Satrio Piningit Pinandito wahyu)atau Imam Mahdi Atau sosok Isa Putra Maryam yang punya sifat kasih sayang serta toleransi.Akan tetapi jika pak wiranto belum bisa mengimplementasikan ajaran Muhammad dan Kristus Menyatu maka beliau belum bisa menjadi satria atau pemimpin bagi negri yang sangat besar ini.
Comment Now!